FEATURE LYODRA GINTING (ENINA DEOLINTHA - 190710100 - UTS PENULISAN PUBLIC RELATION )

 



Kehidupan awal

Lyodra terlahir dengan nama Lyodra Margareta Ginting pada tanggal 21 Juni 2003 di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara. Ia dibesarkan dalam keluarga Katolik dan diberi nama baptis Margareta. Nama depan Lyodra sendiri adalah modifikasi atau bentuk lain dari nama perempuan dalam bahasa Ibrani, Liora, yang berarti cahaya. Lyodra merupakan anak sulung dari dua bersaudara, dari pasangan wirausahawan Simar Ginting dan perawat psikiatris Natalia Johanna Tarigan.Ia diketahui memiliki seorang adik laki-laki yang usianya terpaut dua tahun bernama Igyralo Ginting. Bakat bernyanyi Lyodra mulai terlihat sejak ia berusia 2 tahun.Ketika menginjak usia 4 tahun, ia sudah berpartisipasi dalam lomba-lomba menyanyi berskala lokal di Kota Medan. Menurut ayahnya, Lyodra kecil mampu menyanyikan lagu "Ibu Kita Kartini" dengan teknik vibrato yang lebih baik daripada teman-teman sebayanya, bahkan melebihi mereka yang sudah pernah mengikuti les vokal sebelumnya.

  Pada usia 10 tahun, Lyodra berlatih olah vokal dengan Derta Purba yang juga guru vokal dari penyanyi solo seriosa Putri Ayu Silaen. Ia juga berlatih memainkan organ sembari melayani sebagai pemazmur dalam misa di Gereja Katolik Santo Fransiskus Assisi, Medan.Ketika duduk di bangku sekolah dasar, Lyodra beberapa kali menjadi korban perundungan secara verbal, fisik, dan siber, yang dilakukan teman-teman sekolahnya.[Kemampuan Lyodra bernyanyi dengan jangkauan whistle register didapatinya secara autodidak. Saat masih berstatus pelajar kelas tujuh SMP, Lyodra pernah melakukan vokalisasi dengan cara menyanyikan nada-nada tinggi hingga setinggi mungkin di rumah orang tuanya. Di kemudian hari, ia mencoba cara yang sama menggunakan lagu "O Holy Night" yang dipopulerkan oleh Mariah Carey. Di dalam lagu tersebut terdapat bagian yang mengharuskan penyanyi menyentuh nada tinggi yang notabene sulit dilakukan oleh orang biasa. Namun, Lyodra mampu menyanyikan nada tersebut dengan sempurna. Belakangan, ia baru mengetahui bahwa jangkauan suara yang ia miliki disebut whistle register.Ia mengaku pernah mengalami kerusakan pita suara pada tahun 2016, akibat bernyanyi menggunakan whistle register secara berlebihan.Selain bernyanyi, Lyodra juga mendalami seni peran.Dia adalah anggota ekstrakurikuler teater semasa mengenyam pendidikan di SMP St. Ignasius, Medan.Di St. Ignasius pula, ia mengambil kegiatan ekstrakurikuler piano.KariR Lyodra mengawali debutnya sebagai penyanyi cilik pada ajang Kirana Semen Indonesia 2014, yang diselenggarakan oleh BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Setelah menjuarai babak regional yang digelar di Kota Medan, ia pun berhak melaju ke final di Jakarta, bersama dengan 28 finalis lainnya yang berasal dari 28 kota di Indonesia. Dalam babak final tingkat nasional yang dihelat pada tanggal 31 Maret 2014 di Djakarta Theater XXI, Jakarta Pusat, Lyodra menempati posisi empat teratas dan membawa pulang hadiah juara harapan satu berupa uang tunai senilai 25 juta rupiah. Selanjutnya, Lyodra tampil sebagai peserta dalam ajang Indonesia Mencari Bakat 4 yang tayang di stasiun televisi nasional Trans TV mulai 1 Agustus 2014. Setelah melalui berbagai tahapan kompetisi dan menyingkirkan sembilan belas finalis, pada tanggal 19 Oktober 2014, Lyodra tereliminasi di babak enam besar.Usai tersisih, Lyodra dikontrak oleh label rekaman Gut Records yang dinaungi oleh musisi Erwin Gutawa dan Gita Gutawa. Bersama enam anak lainnya yang dipandang memiliki bakat spesial dalam bidang musik, ia terpilih sebagai salah satu personel dari proyek grup musik yang diberi nama Di Atas Rata-Rata 2 (DARR 2).Bergabungnya Lyodra dengan manajemen DARR 2 membuat ia terlibat dalam berbagai pementasan musik berskala besar. Salah satunya ialah Java Jazz Festival 2016 yang digelar pada tanggal 4–6 Maret di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selain itu, pada tanggal 2 April 2016, Lyodra bersama enam personel DARR 2 lainnya tampil dalam sebuah konser—yang juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta (saat itu) Basuki Tjahaja Purnama—bertajuk "Di Atas Rata-Rata 2: Bikin Konser", bertempat di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan. Tak sampai di situ, ia dan keenam personel DARR 2 juga mendapat kesempatan tampil di hadapan Presiden Joko Widodo dan sejumlah tamu kenegaraan dalam acara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, pada tanggal 17 Agustus 2016, di Istana Merdeka. Kurang dari setahun berselang, Lyodra, yang kala itu berusia 13 tahun, turut ambil bagian dalam kompetisi menyanyi solo internasional khusus anak usia 6–15 tahun, bertajuk Sanremo Junior 2017, di Kota Sanremo, Italia. Di bawah arahan langsung dari tim pelatih vokal dan koreografer DARR 2, ia berlatih secara intensif setiap akhir pekan di Jakarta. Hal itu membuat Lyodra harus bolak-balik Medan–Jakarta selama hampir dua bulan. Setelah merampungkan proses prakompetisi, ia berangkat ke Italia dengan didampingi Gita Gutawa dan disponsori oleh Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia .Dalam malam puncak kompetisi yang diselenggarakan pada tanggal 3 Mei 2017 di Gedung Bioskop Ariston, Sanremo, Lyodra membawakan lagu "Dear Dream" ciptaan Gita Gutawa, yang diterjemahkan oleh Ria Leimena dari lagu asli berbahasa Indonesia berjudul "Janji untuk Mimpi". Ia pun berhasil menjadi pemenang pada kategori lomba yang diikutinya, yakni Kategori A3 (usia 13–15 tahun), mengalahkan sembilan orang peserta dari sembilan negara. Selain itu, dari 24 finalis yang berasal dari 18 negara—terbagi dalam tiga kategori lomba berdasarkan kelompok usia—ia juga terpilih sebagai satu-satunya finalis yang menerima penghargaan khusus dari panitia, berupa trofi "Prix of Sanremo Junior Committee . Pada tahun 2019, Lyodra kembali mengikuti ajang pencarian bakat, kali ini Indonesian Idol. Setelah lolos tahap audisi dan melalui proses karantina kompetisi selama 5 bulan, pada tanggal 2 Maret 2020, ia dinobatkan sebagai pemenang, mengalahkan Tiara Andini di babak puncak. Sebagai juara Indonesian Idol musim kesepuluh, Lyodra mendapatkan hadiah utama berupa uang tunai senilai 150 juta rupiah, serta satu unit mobil All New Nissan Livina. Ia juga mendapat kesempatan untuk menandatangani kontrak eksklusif dengan label rekaman Universal Music Indonesia.[35] Adapun sebagai mantan finalis, secara otomatis ia ditangani oleh perusahaan manajemen artis milik MNC Group, Star Media Nusantara.] Lyodra tercatat sebagai pemenang termuda sepanjang sejarah Indonesian Idol, yaitu pada usia 16 tahun 8 bulan 15 hari.Lyodra melakukan debut aktingnya dalam serial web drama remaja yang disutradarai oleh Rangga Nattra, berjudul 7 Hari Sebelum 17 Tahun. Dalam serial tujuh episode yang tayang mulai tanggal 14 Februari 2021 di aplikasi penyedia layanan media kanal digital Stro tersebut, Lyodra memerankan karakter antagonis bernama Gina, seorang pelajar SMA yang temperamental.Setahun lebih pasca menjuarai Indonesian Idol, tepatnya pada tanggal 16 Juli 2021, Lyodra merilis album studio perdana yang diberi judul secara homonim dengan nama panggungnya.Album solo berjudul Lyodra berisi delapan singel yang ia populerkan sendiri, empat di antaranya merupakan singel baru.[42] Dalam album eponim ini, ia dibantu sejumlah musisi yang bertindak sebagai komposer dan produser, yaitu Dipha Barus, Ade Nurulianto, Anji, Yovie Widianto, Mario Gerardus Klau, dan Laleilmanino.Album Lyodra menjadi debut album solonya sebagai penyanyi dewasa di bawah label Universal Music Indonesia, setelah tiga tahun lebih berkarier sebagai penyanyi cilik dalam grup musik Di Atas Rata-Rata 2 yang diasuh oleh Gut Record.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Madu efi 🦋🌸